Contoh Koloid yang Dibuat dengan Cara Dispersi

Koloid adalah larutan homogen yang terdiri dari partikel-partikel kecil yang terdispersi dalam fase yang lain. Partikel-partikel koloid memiliki ukuran yang sangat kecil, bahkan lebih kecil dari ukuran partikel yang terdapat pada suspensi.

Cara utama untuk membuat koloid adalah dengan metode dispersi. Dispersi terjadi ketika partikel-partikel koloid dipecah menjadi ukuran yang lebih kecil dan tersebar merata di dalam medium yang mengelilinginya. Nah, berikut adalah beberapa contoh koloid yang dibuat dengan cara dispersi:

Sol

Sol merupakan contoh koloid yang terbentuk dari partikel-partikel yang terdispersi dalam fase cairan. Dalam hal ini, partikel-partikel koloid yang terdispersi adalah padatan yang kemudian dipecah menjadi ukuran yang sangat kecil dalam larutan yang sejenis.

Contoh sol yang paling umum adalah sol emas, di mana partikel-partikel emas dengan ukuran sekitar 10-20 nanometer (nm) terdispersi dalam air. Selain itu, sol juga dapat terbentuk dari bahan-bahan kimia lain, seperti silika dan tanah liat.

Aerosol

Aerosol merupakan contoh koloid yang terbentuk dari partikel-partikel yang terdispersi di dalam fase gas. Partikel-partikel koloid tersebut lazimnya berukuran sangat kecil, sekitar 0,2 hingga 2 mikrometer (μm).

Contoh aerosol yang paling umum adalah asap dan kabut. Asap terdiri dari partikel kering yang terdispersi dalam udara, sedangkan kabut terdiri dari tetesan air kecil yang terdispersi di udara.

Emulsi

Emulsi merupakan contoh koloid yang terbentuk dari partikel-partikel yang terdispersi dalam fase cairan. Dalam hal ini, partikel-partikel terdispersi adalah zat cairan yang tidak bercampur (seperti air dan minyak).

Contoh emulsi yang sering ditemui adalah susu, di mana partikel-partikel lemak terdispersi dalam air. Selain itu, mayones dan vinaigrette juga merupakan contoh emulsi.

Foam

Foam merupakan contoh koloid yang terbentuk dari gas terdispersi dalam fase cairan. Dalam hal ini, partikel-partikel terdispersi adalah gelembung-gelembung gas yang sangat kecil.

Contoh foam yang paling umum adalah busa sabun, yang terbentuk ketika sabun terdispersi dalam air dan udara dikocok secara mekanik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Perhatikan Gambar di samping Pasangan Sudut yang Jumlahnya 180 Adalah

Katalisis adalah: Memahami Proses Katalisis dengan Lebih Mendalam