Median dari Distribusi Frekuensi diatas Adalah

Apakah Anda pernah mempelajari statistik dan melihat frasa "median dari distribusi frekuensi diatas"? Apakah Anda mengerti apa itu median dan bagaimana menemukannya dalam distribusi frekuensi? Artikel ini akan membantu memudahkan Anda memahami apa itu median dari distribusi frekuensi diatas dan bagaimana cara menghitungnya.

Apa itu Median dari Distribusi Frekuensi diatas?

Median adalah nilai tengah dalam urutan data. Dalam statistik, median dapat digunakan untuk membandingkan dua set data, dan juga dapat dihitung dalam distribusi frekuensi. Distribusi frekuensi adalah cara untuk menggambarkan data dengan menghitung frekuensi setiap nilai dalam rentang data.

Median dari distribusi frekuensi diatas dapat dihitung dengan menggunakan formula:

Median = L + (((n/2) - F) / f) x i

Dimana,

  • L adalah batas bawah kelas median
  • n adalah jumlah total data, atau frekuensi kumulatif dari data
  • F adalah frekuensi kumulatif pada kelas sebelum median
  • f adalah frekuensi pada kelas median
  • i adalah interval kelas

Jadi, median dari distribusi frekuensi diatas dapat dihitung dengan menghitung frekuensi kumulatif dan memasukkannya ke dalam formula di atas.

Contoh Soal Menghitung Median dari Distribusi Frekuensi diatas

Untuk membantu memahami cara menghitung median dari distribusi frekuensi diatas, mari kita lihat contoh soal:

KelasFrekuensi
10 – 205
20 – 308
30 – 4015
40 – 5020
50 – 6012

Untuk menghitung median dari distribusi frekuensi diatas, pertama kita perlu menentukan frekuensi kumulatif dalam kolom terpisah:

KelasFrekuensiFrekuensi Kumulatif
10 – 2055
20 – 30813
30 – 401528
40 – 502048
50 – 601260

Kita dapat melihat bahwa jumlah total data adalah 60. Karena jumlah data ganjil, median akan menjadi data ke-30 saat data diurutkan dari kecil ke besar.

Dalam hal ini, kelas median adalah kelas ke-4 (40 – 50), karena frekuensi kumulatif sebelumnya (28) masih kurang dari 30, tetapi frekuensi kumulatif kelas ini (48) melebihi angka 30.

Kita kemudian bisa menghitung median menggunakan rumus:

Median = L + (((n/2) - F) / f) x i
  • L adalah batas bawah kelas median (40)
  • n adalah jumlah total data, atau frekuensi kumulatif dari data (60)
  • F adalah frekuensi kumulatif pada kelas sebelum median (28)
  • f adalah frekuensi pada kelas median (20)
  • i adalah interval kelas (10)

Sehingga median dari distribusi frekuensi diatas adalah:

Median = 40 + (((30) - 28) / 20) x 10
Median = 40 + (2/20) x 10
Median = 40 + 1
Median = 41

Jadi, median dari distribusi frekuensi diatas contoh soal di atas adalah 41.

FAQ

Apa perbedaan antara rata-rata dan median?

Rata-rata adalah jumlah semua nilai dalam rangkaian data, dibagi dengan jumlah nilai dalam rangkaian data. Median adalah nilai tengah dalam rangkaian data yang diurutkan. Rata-rata dan median dapat memberikan gambaran yang sangat berbeda tentang kumpulan data, terutama jika ada pencilan dalam data.

Dapatkah median kumulatif dihitung?

Ya, median kumulatif dapat dihitung dengan menghitung frekuensi kumulatif terlebih dahulu, dan kemudian menghitung median seperti biasa dengan menggunakan frekuensi kumulatif sebagai n.

Apakah median selalu ada dalam rangkaian data?

Tidak, median mungkin tidak ada dalam rangkaian data jika jumlah data genap dan kedua data tengah harus diambil dan dijumlahkan, atau jika ada duplikasi data yang membuat tidak ada nilai tunggal yang berada di tengah.

Kesimpulan

Median dari distribusi frekuensi diatas adalah nilai tengah dalam rentang data yang dihitung dengan menggunakan frekuensi kumulatif. Rumus yang digunakan untuk menghitung median adalah L + (((n/2) – F) / f) x i. Dalam distribusi frekuensi, median dapat membantu memberikan gambaran yang lebih baik tentang data daripada nilai rata-rata, terutama jika ada pencilan dalam data.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dampak Negatif dari Mobilitas Sosial

Farbion: Mengenal Produk Multivitamin yang Berbeda